AMLB Galang Petisi Untuk Desak KPK Jadikan Wagub Lampung Tersangka Kasus Fee Proyek Lampung Tengah

  • Whatsapp

LAMPUNG- Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Bersih (AMLB) mendesak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk segera meningkatkan status hukum Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) dari saksi menjadi tersangka pada dugaan kasus free proyek Lampung Tengah yahg menyeret mantan bupati setempat, Mustafa.

Kali ini, AMLB yang terdiri dari Masyarakat Peduli Demokrasi (MPD), Forwakot, Bara JP, Jaman, G-PAN Indonesia, LBH Kemandirian, SKAAP dan Puskam-SBL itu akan menggalang penandatanganan petisi yang isinya seruan kepada seluruh elemen Lampung agar mendorong langkah KPK, sekaligus desakan kepada KPK agar segera meningkatkan status hukum Nunik.

Bacaan Lainnya

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung untuk mengawal kasus mahar politik yang melibatkan Nunik,” kata Juru Bicara AMLB, Jupri M.Pd, Sabtu (03/04/21).

Menurut Jupri, fakta persidangan dalam kasus suap Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa sudah cukup untuk menetapkan Nunik sebagai tersangka, atau paling tidak KPK bisa mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru untuk mantan Bupati Lampung Timur itu.

“Persoalan Nunik membantah, itu persoalan lain. Tapi lebih dari tiga orang saksi menyebut keterlibatan Nunik,” ujar dia.

AMLB, lanjut Jupri, mengajak agar seluruh elemen rakyat Lampung baik itu NGO, LSM, OKP, Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Akedemisi dan para pegiat anti korupsi untuk bersama sama peduli akan hal ini (Kasus Nunik) demi kemajuan Lampung bebas dari korupsi.

“Jika kita diam, maka kedepan akan lahir Nunik Nunik baru yang lebih semena mena dan arogan,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, AMLB sempat mendeklarasikan dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pahoman, Senin (29/03/2021).

Dukungan tersebut agar lembaga anti rasuah tersebut segera menaikkan status hukum Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) menjadi tersangka. (*/sen) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *