Adipati Hadiri Penandatanganan MoU SIAP SETARA

  • Whatsapp

WAY KANAN – Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya hadiri rapat dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Kemanfaatan Inovasi SIAP SETARA Antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan dengan Ketua DPD Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Se-Provinsi Lampung.

Acara berlangsung di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan,Selasa (16/02/21).

Bacaan Lainnya

“Agar tercapainya tujuan pendidikan nasional maka ditetapkan sistem pembelajaran koprehensif dan terstruktur agar seluruh komponen pendidikan dapat mengakses kesempatan penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas dan berkesinambungan,” ujar Adipati.

“Pendidikan non-formal merupakan jalur pendidikan diluar jalur pendidikan formal, dihadirkan untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak dapat menempuh pendidikan formal,” imbuhnya.

Dilanjutkannya, lembaga ini disebut sebagai Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau juga berupa Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

“Penyebab warga masyarakat mengikuti pendidikan kesetaraan adalah masyarakat yang putus sekolah dikarenakan adanya masalah ekonomi, keterjangkauan geografis dan masyarakat yang sudah bekerja sebagai pencari nafkah keluarga, sehingga menjadi salah satu kendala bagi warga untuk mengikuti belajar secara formal,” terang Adipati.

Masih kata Adipati, untuk memudahkan proses pembelajaran paket dilaksanakan dengan sistem pembelajaran jarak jauh, maka Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas P&K Way Kanan telah menciptakan inovasi media dan teknologi pembelajaran, yaitu melalui Sistem Aplikasi Pembelajaran Kesetaraan (Siap Setara), yang merupakan sebuah inovasi layanan pembelajaran pendidikan kesetaraan yang dapat dijadikan pilihan model pembelajaran melalui ruang kelas digital yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh seluruh warga belajar.

Menurutnya, sejak tahun 2020 aplikasi ini telah dilaksanakan oleh seluruh PKBM se-Kabupaten Way Kanan.

“Mudah-mudahan dari aplikasi Siap Setara ini pemberian pembelajaran kesetaraan akan lebih efektif, efisien dan akuntabel,” ucapnya.

Dampak yang kami harapkan dari inovasi aplikasi Siap Setara ini adalah untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pendidikan kesetaraan, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan indikator kinerja rata-rata lama sekolah sesuai dengan target RPJMD Kabupaten Way Kanan tahun 2016-2021 mencapai 7,73 tahun.

“Alhamdulilah pada tahun 2020 mengalami tren kenaikan signifikan dari 7.39 pada tahun 2019 naik menjadi 7.7 ditahun 2020. Artinya sudah mulai ada hasil yang positif dalam meningkatkan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Way Kanan dari pembelajaran kesetaraan (Paket A, B dan C) melalui PKBM-PKBM yang ada di Kabupaten Way Kanan,” Pungkasnya. (Sen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *