Inilah Mekanisme Kerja Satgas 53 Kejaksaan Agung

  • Whatsapp
Pelantikan Satgas 53 oleh Jaksa Agung (Istimewa)

JAKARTA – Jaksa Agung St Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah Satugas Tugas (Satgas) 53 untuk mengoptimalkan pengawasan dan penegakan disiplin internal di lingkungan Kejaksaan Agung. Inilah mekanisme kerja Satgas 53 yang terdiri dari 31 personel itu.

Tim I (Penerimaan Laporan dan Aduan Masyarakat):

Menerima laporan atau aduan masyarakat terhadap adanya dugaan pelanggaran disiplin dan/atau penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum Jaksa dan/atau Pegawai Kejaksaan (Obyek Sasaran); Menelaah laporan atau aduan masyarakat dan membuat laporan kepada Ketua Satgas 53 yang dapat dilanjutkan ke Tahap Deteksi Dini.

Tim II (Deteksi Dini):

Setelah mendapatkan Petunjuk dari Ketua Satgas 53 baik secara lisan maupun tertulis atas hasil laporan dari Tim I.

Sesegera mungkin Tim II mendalami laporan tersebut dengan mencari informasi lebih lanjut terhadap obyek sasaran dengan melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) secara lengkap dan komprehensif untuk ditelaah.

Tim II dapat secara aktif melakukan puldata dan pulbaket tanpa harus menunggu adanya laporan dari Tim I terhadap obyek ssaran.

Melakukan pemantauan terhadap obyek sasaran.

Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak berkait yang diperlukan.

Membuat laporan kepada Ketua Satgas 53 apabila obyek sasaran diduga melakukan perbuatan tercela, pelanggaran disiplin atau kode etik untuk segera dilakukan Tindakan Dini.

Tim III (Tindakan Dini):

Setelah mendapatkan petunjuk dari Ketua Satgas 53 baik secara lisan maupun tertulis atas hasil laporan dari Tim II, sesegera mungkin Tim III melakukan pengamanan terhadap obyek sasaran.

Melakukan penyekatan informasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang diperlukan.

Menjemput dan membawa obyek sasaran ke Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Membuat laporan kepada Ketua Satgas 53 untuk ditindaklanjuti.

Setelah ketua Satgas 53 menerima laporan dari Ketua Tim III, dalam waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja menyampaikan hasil kerja Satgas 53 ke Jaksa Agung Muda Pengawasan dengan tembusan ke Jaksa Agung dan Wakil Jaksa Agung (sebagai laporan).

Setelah Jaksa Agung Muda Pengawasan menerima laporan dari Ketua Satgas 53, dalam waktu paling lama 7 (tujuh) hari kerja menyampaikan laporan atas jenis pelanggaran yang dilakukan obyek sasaran beserta kesimpulan dan saran kepada Jaksa Agung dan/atau Wakil Jaksa Agung guna pengambilan kebijakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal-hal lain yang belum diatur terkait mekanisme kerja ini diberikan sesuai dengan petunjuk Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, dan/atau Ketua Satuan Tugas 53. (xta)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *