Ketua DPD La Nyalla Mattalitti: Perilaku Koruptif Hambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  • Whatsapp
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti (foto: antara)

BANDARLAMPUNG – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, perilaku koruptif akan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, karena investor selalu mempertimbangkan indeks persepsi korupsi di suatu daerah bersangkutan.

Penegasan Ketua DPD La Nyalla ini dia sampaikan dalam materi tertulisnya sebagai pembicara kunci forum group discussion (FGD) sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dalam rangka pemerintahan daerah yang baik, Way Kanan, Provinsi Lampung, Kamis (12/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perilaku koruptif akan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, karena investasi juga terhambat masuk.

Di sini, katanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memegang peran penting bukan saja dalam penindakan tindak pidana korupsi, tetapi juga dalam mencegah dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya korupsi.

Untuk itu, dia mengapresiasi Presiden Joko Widodo atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 102 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Supervisi Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi.

Yang mana, katanya, dalam pasal 9 ayat (1) berbunyi, “Berdasarkan hasil supervisi terhadap perkara yang sedang ditangani oleh instansi yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam pasal 3, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang mengambil alih perkara tindak pidana korupsi yang sedang ditangani oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau Kejaksaan Republik Indonesia.

“Peraturan Presiden ini tentu bermuara untuk memperkuat KPK tanpa mengecilkan arti lembaga lainnya.” (xta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *