Organisasi Buruh KSPI dan KSPSI Ajukan Judicial Review UU Cipta Kerja ke MK

  • Whatsapp
Buruh Berunjuk Rasa (foto: antaranews.com)

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) mengajukan judicial review Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi ( MK), Selasa (3/11/2020).

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, dia dan kawan-kawan mengajukan gugatan ke MK setelah menemukan beberapa pasal yang akan merugikan buruh.

Adapun salah satu poin yang dipermasalahkan KSPI dan KSPSI, katanya, adalah mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak seumur hidup.

Menurutnya, UU Cipta Kerja menghilangkan periode batas waktu kontrak yang ada di dalam Pasal 59 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dengan hilangnya batas waktu kontrak, tambahnya, pengusaha bisa mengontrak tenaga kerja secara berulang-ulang dan terus-menerus tanpa batas.

Dengan demikian, ujarnya, PKWT bisa diberlakukan seumur hidup tanpa pernah diangkat menjadi karyawan tetap. Hal ini berarti, tidak ada job security atau kepastian bekerja.

Gugatan buruh ini menyikapi Presiden Joko Widodo yang menandatangani UU Cipta Kerja dengan beleid bernomor 11 Tahun 2020 yang berisi 1.187 halaman. (xta)

 

Sumber: kompas.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *