Bawaslu Lampung Timur akan Tangani Semua Laporan dari Masyarakat

  • Whatsapp
Winarto (Istimewa)

LAMPUNG TIMUR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Timur akan menangani semua laporan dari masyarakat secara adil berkait dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilukada oleh calon bupati maupun wakil bupati.

Hal ini disampaikan Winarto, selaku Koordinator Divisi Pananganan Pelanggaran kepada Jurnallampung.id, Jumat (30/10/2020) melalui sambungan seluler menyikapi seorang warga bernama Syam Lerro yang melaporkan calon bupati nomor urut 3 Dawam Rahardjo ke Bawaslu, karena diduga berkampanye di tempat ibadah pada Rabu malam.

Bacaan Lainnya

Menurut Winarto, pihaknya masih menunggu kelangkapan berkas lainnya seperti alamat terlapor maupun jumlah saksi. Dalam laporannya pada Kamis (29/10/2020)m katanya, pelapor baru menyertakan satu saksi seharusnya minimal dua saksi. Pelapor juga belum mencamtumkan alamat terlapornya.

“Saya tunggu kelengkapan laporannya pada hari ini,” ujarnya.

Jika berkas laporannya dinyatakan lengkap, katanya, Bawaslu akan memberi tanda bukti laporan. Dan, dalam tempo maksimal lima hari, katanya, Bawaslu akan memplenokannya. Jika ada bukti dugaan pelanggaran maka Bawaslu akan memanggil terlapor.

Menurutnya, Bawaslu hanya akan memproses laporan secara administrasi, sedangkan proses pidananya akan ditangani Gakumdu (penegak hukum terpadu) yang terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian, dan Bawaslu.

“Bawaslu hanya jadi pintu masuk semua laporan yang akan ditangani Gakumdu,” katanya.

Calon bupati Lampung Timur nomor urut 3, Dawam Rahardjo yang dimintai tanggapannya atas laporan warga berkait dirinya lewat whatsapp belum juga menjawab. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *