Sungai Sekampung Tercemar Limbah Hitam Pekat, Nelayan Resah

  • Whatsapp

JAKARTA – Sungai Sekampung yang melintasi Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan airnya hitam pekat, karena menurut penduduk lokal tercemar limbah pabrik yang beroperasi di sekitar sungai itu.

Pemantauan Jurnallampung.id, Minggu (25/10/2020) di sungai tersebut, warga lokal menduga limbah yang mencemari sungai tersebut berasal dari pabrik yang beroperasi di Tanjungbintang, Lampung Selatan dan Sekampung Udik, Lampung Timur.

Bacaan Lainnya

Tercemarnya sungai tersebut, kata warga lokal, praktis menyengsarakan nelayan yang kesehariannya mencari ikan di situ.

Seperti halnya nelayan bernama Jamal (25 tahun). Dia yang mata pencariannya dari menangkap ikan di sungai itu sangat geram, karena dia kehilangan ikan tangkapan.

Rekan Jamal, Nurdin (33 tahun), warga Dusun Petakjaya, Kecamatan Wayway Karya, menuding pemerintah Lampung Timur tidak serius menangani persoalan limbah ini. Katanya, persoalan limbah ini bukan sekali ini saja terjadi, tetapi sudah berkali-kali.

Para nelayan ini berharap aparatur berwenang termasuk kepolisian bisa menyelidiki pencemaran limbah di sungai ini mengingat sungai ini menjadi sumber mata pencarian sebagian besar warga lokal.

Di sungai itu hidup jenis ikan Baung dan udang Galah yang memiliki daya jual tinggi di pasar.

“Kami rindu Sungai Sekampung yang bersih seperti dituturkan oleh kakek nenek kami dahulu,” ujar warga lokal.

 

Pewarta: Musa Jaylani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *