Madu Lampung Timur Semakin Diminati

  • Whatsapp
Madu Lampung

LAMPUNG TIMUR – Kalangan pembudi daya lebah madu di Kabupaten Lampung Timur mengaku permintaan madu meningkat di tengah pandemi virus corona.

“Kami kehabisan stok madu karena banyak warga yang memesan,” kata Yanto, salah seorang pembudidaya lebah madu yang tergabung dalam Komunitas Lebah Mas di Kacamatan Labuharatu, Lampung Timur, Sabtu (17/10/2020).

Menurut dia, pelanggannya umumnya warga Lampung Timur sendiri.

“Pembeli datang langsung ke tempat kami kalau mau beli madu,” katanya.

Katanya, madu yang dia jual adalah hasil budi daya lebah di pekarangan rumah. Ada sebanyak 60 kotak sarang lebah madu yang terdapat dalam pekarangan rumahnya.

Budi daya lebah madu, ujarnya, adalah usaha yang menguntungkan dan bisa menambah pendapatan keluarga, sehingga banyak warga di kampungnya berternak lebah madu.

Satu kotak sarang lebah madu, ungkapnya, dapat menghasilkan dua botol madu sekali panen, tergantung koloninya. Kalau koloninya bagus, madunya banyak. Paling sedikit, satu kotak menghasilkan satu botol.

“Satu botol madu ukuran 250 mililiter saya jual Rp100 ribu.”

Pelaku usaha lebah madu Lampung Timur menggalakkan wisata memanen madu di sarang lebah madu. Lokasinya di Desa Labuhanratu VI dan Desa Labuhanratu IX Kecamatan Labuhanratu.

Menurut Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)  Lampung Timur, Rudi Hartono, di kedua desa itu ada warga yang membudidayakan lebah madu dan menjadikannya sebagai wisata edukasi atau wisata alam.

Pembudidaya madu menggandeng Kelompok Sadar Wisata/ Pokdarwis dan HPI untuk mempromosikannya.

Dia menjelaskan, pengunjung yang  memesan paket wisata tersebut akan diajak ke lokasi budi daya madu. Pengunjung langsung ikut memanen dan memeras madu sendiri serta mencicipi madunya. (xta)

Sumber: antaranews.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *